Sabtu, 15 April 2017

Pengakuan

Hari itu, kuterima surat darimu
Kupikir, aku punya dua pilihan
Namun lebih memilih  untuk tak menghiraukannya
Karena pilihan-pilihan itu percuma
Percuma untuk dibahas

Aku s'lalu ingat kata-kata itu
Kau bilang "hayati, ... .. .

Jika memang cinta itu ada
Hanya perlu sebuah kunci
Untuk membuka pagar diantara kita

Namun, tak ada keinginan untuk mencari kunci tersebut
Baik dari diriku, ataupun dirimu
Mungkin aku terlalu lelah ataupun bahagia
Dengan keadaan ini
Atau hanya tak ingin

Terkadang aku berpikir
Bodoh jika tak mulai menyukaimu
Apalagi dengan berbagai kepedulian yang kau berikan

Tapi aku selalu menepisnya
"Jujur, kadang aku bahagia dengan hubungan kita seperti sekarang ini".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar